Industri Anime Jepang Capai USD 25 Miliar, Pasar Global Kuasai 56 Persen Pendapatan
Industri anime Jepang mencapai USD 25 miliar pada 2025 dengan 56% pendapatan dari pasar global. Laporan AJA menunjukkan lonjakan ekspor besar...
Industri Anime Jepang Capai USD 25 Miliar, Pasar Global Kuasai 56 Persen Pendapatan Soraku - Asosiasi Animasi Jepang ( AJA ) merilis laporan tahunan yang mencatat pencapaian luar biasa bagi industri anime. Untuk pertama kalinya, total nilai pasar anime Jepang menembus angka USD 25 miliar (≈ Rp 400 triliun) , dengan lebih dari separuh pendapatan—tepatnya 56 persen—berasal dari pasar luar negeri. Angka ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh global budaya pop Jepang dalam dua dekade terakhir. Menurut laporan Anime Industry Report 2025 , pertumbuhan pesat terjadi di sektor streaming dan penayangan bioskop internasional. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Indonesia menjadi penyumbang signifikan terhadap lonjakan ekspor anime. Serial seperti Demon Slayer , Jujutsu Kaisen , dan Chainsaw Man menjadi motor utama yang menarik perhatian penonton global. Pergeseran Tren Produksi Pertumbuhan ini juga menandai perubahan arah industri. Jika pada 2010-an fokus anime masih pada distribusi domestik dan penjualan BD/DVD, kini studio-studio besar seperti MAPPA, Ufotable…