Serial antologi “Tatsuki Fujimoto: 17-26” menghadirkan kisah masa muda sang kreator Chainsaw Man dalam format anime yang emosional, absurd, dan jujur.
Tatsuki Fujimoto: 17-26 Anime Series Review
S obat sora kalau kamu pernah baca Chainsaw Man dan berpikir “orang yang bikin ini pasti agak gila”, kamu tidak salah. Tapi “gila” dalam konteks Fujimoto berarti jenius yang berani menelanjangi sisi manusia. Serial Tatsuki Fujimoto: 17-26 bukan anime biasa—ini adalah kumpulan cerita pendek dari masa remaja dan awal dewasa sang kreator, kini dihidupkan dengan visual memukau dan nada eksperimental yang bikin hati dan otak sama-sama panas dingin. Proyek ini mengambil sembilan cerita dari dua koleksi manga legendaris: Tatsuki Fujimoto Before Chainsaw Man: 17-21 dan 22-26 . Setiap segmen memiliki tim kreatif dan gaya animasi berbeda. Ada yang terasa seperti film arthouse penuh dialog sunyi, ada pula yang seolah ditulis di tengah mimpi buruk. Dari “There Were Two Chickens in the Garden” yang absurd hingga “Nayuta of the Prophecy” yang hangat tapi gelap, semuanya memperlihatkan sisi manusia yang rapuh tapi menolak berhenti hidup. Postingan Terkait Eksperimen Emosi dan Visual MAPPA menggandeng seju…