|
| sc prtimes.jp |
Dalam gebrakan tak terduga, Toei Animation studio legendaris di balik One Piece dan Dragon Ball resmi mengumumkan kelahiran brand animasi orisinal baru: ETERNA Animation. Proyek pertama mereka ditargetkan tuntas pada 2026, mengundang spekulasi dari kalangan penggemar anime maupun analis industri.
Mengapa Toei Membutuhkan ETERNA?
Selama puluhan tahun, Toei identik dengan adaptasi manga laris. Namun data Asosiasi Animasi Jepang menunjukkan:
- 70% anime 2023-2024 adalah adaptasi
- Karya orisinal hanya menyumbang 18% pendapatan industri
Menurut CEO Masayuki Endo, ETERNA dirancang sebagai "laboratorium kreatif tanpa batasan sumber material". Ini menjadi sinyal kuat bahwa Toei ingin bereksperimen dengan:
Artikel Terkait
- Genre non-mainstream (contoh: psychological thriller atau cyberpunk)
- Teknik animasi hybrid (2D+3D seperti Spider-Verse)
- Kolaborasi dengan penulis skenario Barat
Proyek Pertama: Apa yang Sudah Kita Ketahui?
Meski detail masih dirahasiakan, bocoran dari situs resmi Toei menyebutkan:
| Aspek | Prediksi Soraku |
|---|---|
| Format | Film teatrikal 120 menit (alur cerita mandiri |
| Budget | ¥3-5 miliar (setara 20-35 juta USD) |
| Target Audiens | Remaja 16+ dengan tema "coming-of-age futuristik" |
Tantangan yang Menanti
Sejarawan anime Dr. Hiroshi Yamaguchi dalam wawancara eksklusif dengan Soraku memperingatkan:
"Karya orisinal seperti berjalan di atas kawat. Tanpa basis penggemar existing, ETERNA harus memikat penonton dalam 10 menit pertama—sesuatu yang jarang dimiliki Toei dalam 20 tahun terakhir."
Soraku
Apa Artinya Bagi Penggemar?
Sebagai pembaca setia Soraku, Anda bisa mulai bersiap dengan:
- Pantau hashtag #ETERNA2026 di Twitter/X
- Ikuti Instagram Toei untuk concept art pertama
- Diskusikan teori Anda di kolom komentar bawah!